Maaf

Maaf,
Atas kekakuan mulutku
Atas kerasnya hatiku
Atas mudahnya aku mengabaikan mu

Maaf,
Bukan berati tak berarti
Hanya untuk menjaga diri
Untuk menjaga ketenangan hati

Aku salah
Biar aku berhenti
Terimakasih
Telah jujur pada diri ini

Aku berhenti
Bukan berati aku menepi
Aku tetap disini
Berdiam diri sambil memuji

Tak perlu di mengerti
Biar jadikan ini kisah abadi
Atau juga terlupa seiring berputarnya bumi
Atau akan menjadi cerita mimpi

Sentuhlah aku
Saat kau meyakini aku teman mu
Atau saat kau pikir itu aku
Kan ku sapa kau dengan senyum ku

———
SatrioSangit, berhenti dulu 16-11-2015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.